Lebih jauh, Dahlan Parahat, mengatakan, untuk membenahi jalan desa sepanjang 200 kilo meter tersebut pihak PT MUL menggunakan anggaran CSR milik perusahaan.
Selain memperbaiki, jalan desa, PT MUL juga membenahi jembatan yang rusak di sejumlah desa yang ada. Rata jembatan yang dibenahi adalah jembatan kayu.
Untuk membenahi jembatan yang rusak tersebut juga membutuhkan anggaran yang cukup besar. Agar semua jembatan yang rusak tersebut PT MUL membenahinya secara bertahap.
“Untuk tahun ini PT MUL juga sudah memperbaiki beberapa jembatan yang rusak bahkan ada jembatan yang dianggarkan sebesar 5 milyar. Jembatan Kabe yang sempat ambruk yang diperbaiki dengan anggaran 5 milyar kini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat,” ujarnya.(m1)


















