BeritaNasionalPeristiwaSorotan

Longsor Terjang Nating Enrekang Viral, Camat: Baru Mandi, Tidak Tahu

770
×

Longsor Terjang Nating Enrekang Viral, Camat: Baru Mandi, Tidak Tahu

Sebarkan artikel ini

Enrekang, Jurnaltivi.com – Video yang memperlihatkan kepanikan dan tangisan warga akibat tanah longsor viral di media sosial, Sabtu (27/12/2025) sore. Musibah itu terjadi di Dusun Nating dan Katabi, Desa Sawitto, Kecamatan Bungin, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

Berdasarkan pantauan tim JTV, dalam sejumlah unggahan yang beredar, terdengar suara pilu seorang warga yang menyebut sebuah rumah terancam terbawa arus longsor karena debit air yang deras. Video lainnya dengan jelas menunjukkan sebuah rumah tertimbun material longsor.

Bencana ini tidak hanya merusak rumah warga. Beberap akses jalan di lokasi kejadian juga ikut terputus oleh timbunan tanah, batu, dan pepohonan. Warga pun terpaksa berjibaku membersihkan material tersebut dengan alat seadanya agar jalan dapat dilalui kembali.

Namun upaya warga dinilai sangat sulit. Mereka hanya berharap bantuan alat berat.

“Semoga Bapak Bupati dapat melihat ini, kami warga dusun nating dan katabi sangat butuh bantuan dari Bapak terutama alat berat untuk membuka kembali jalan kami yang tertutup longsor pak,” tulis seorang warga bernama Suhartono dalam kolom komentar sebuah grup media sosial.

Respons Camat Jadi Sorotan

Tidak lama setelah musibah, tim JTV mencoba mengonfirmasi kejadian ini kepada Camat Bungin, Ilham Akbar, pada Sabtu malam sekitar pukul 19.00 WITA.

Saat dihubungi via WhatsApp, Ilham memberikan respons yang mengejutkan.

“Baru-baru mandi, saya tidak tahu. Tunggu saya cari tahu dulu,” ujar Ilham.

Hingga Minggu (28/12/2025), belum ada informasi lanjutan atau keterangan resmi dari Camat Bungin mengenai kondisi terkini di lokasi longsor. Apalagi Camat Bungin diduga diketahui sedang berada di Kota Enrekang.

Tidak adanya informasi resmi di tengah situasi darurat ini menjadi sorotan. Pelayanan camat ini pun dipertanyakan.

Publik berharap camat dapat lebih proaktif dan transparan menyampaikan informasi terkait keselamatan warga terdampak bencana. (Tim/JTV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *