Ia menyampaikan bahwa pihak Lion Group akan segera melakukan kajian teknis terhadap penjadwalan dan pengaturan operasional armada, dengan tetap mengutamakan standar keselamatan penerbangan.
Langkah ini diharapkan dapat segera memberikan dampak nyata, sehingga perjalanan udara dari dan menuju Bumi Manakarra menjadi lebih efisien, nyaman, dan kompetitif.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat, Maddareski Salatin, menjelaskan bahwa kunjungan Gubernur ke Batik Air bertujuan membahas rencana penerbangan langsung Jakarta–Mamuju.
“Kalau belum bisa penerbangan langsung, minimal menggunakan pesawat yang sama dari Jakarta–Makassar–Mamuju, begitu juga sebaliknya. Selama ini waktu tunggu di Makassar terlalu lama dan sangat dirasakan oleh penumpang,” jelas Maddareski.
Ia menambahkan, Gubernur Suhardi Duka juga membuka peluang subsidi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, sesuai dengan kesepakatan dan perhitungan yang nantinya ditetapkan bersama pihak maskapai.

















