Sementara itu, Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.
“Melalui momentum Hari Malaria Sedunia, kami ingin mendorong masyarakat agar lebih memahami bahaya malaria serta pentingnya pencegahan sejak dini. Edukasi seperti ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan SDM yang sehat, unggul, dan berkarakter di Sulawesi Barat,” ujarnya.
Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami bahaya malaria serta pentingnya upaya pencegahan sejak dini. RSUD berkomitmen untuk terus meningkatkan peran edukasi kesehatan sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing. (**)


















