Berita

Idrus Marham : Cara Pandang Regionalistik Itu Naif, Polemik Film Pesta Babi Harus Jadi Momentum Menguatkan Nasionalisme

59
×

Idrus Marham : Cara Pandang Regionalistik Itu Naif, Polemik Film Pesta Babi Harus Jadi Momentum Menguatkan Nasionalisme

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Jurnaltivi.com – Polemik yang berkembang setelah penayangan film dokumenter Pesta Babi karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale dinilai tidak semestinya berhenti pada perdebatan soal setuju atau tidak setuju terhadap isi film tersebut. Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik Idrus Marham justru melihat polemik itu sebagai momentum penting untuk merefleksikan kembali cara pandang kebangsaan dalam melihat pembangunan di berbagai daerah, termasuk di Merauke, Papua Selatan.

Menurut Idrus, kebebasan berekspresi, berkarya, melakukan penelitian, advokasi, maupun menyampaikan kritik merupakan bagian penting dari demokrasi yang harus dihormati. Karena itu, Idrusvmenegaskan bahwa tidak ada larangan bagi siapa pun untuk membuat karya, termasuk film dokumenter yang mengangkat isu-isu publik.

Namun, kata dia, kebebasan tersebut tidak boleh dilepaskan dari tanggung jawab moral untuk menghadirkan fakta, data, dan informasi yang utuh kepada masyarakat.

“Pada prinsipnya tidak ada larangan dalam berkreativitas, membuat film, melakukan advokasi, penelitian, ataupun menyampaikan kritik. Itu adalah hak setiap warga negara. Tetapi yang juga harus dijaga adalah komitmen terhadap fakta, data, dan kebenaran yang terjadi di lapangan,”ujar Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik Idrus Marham, Senin (8/6/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *