Berita

FAO Menempatkan Indonesia Sebagai Produsen Beras Terbesar Di Asia Tenggara, Akhir Periode Pemasaran 2026/2027 Akan Mencapai 213,8 Juta Ton

23
×

FAO Menempatkan Indonesia Sebagai Produsen Beras Terbesar Di Asia Tenggara, Akhir Periode Pemasaran 2026/2027 Akan Mencapai 213,8 Juta Ton

Sebarkan artikel ini

Data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) memperkuat gambaran kemajuan ini. Pada Mei 2026, Indeks Harga yang Diterima Petani Padi mencapai 147,97 — angka tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Sementara Indeks Nilai Tukar Petani untuk kelompok tanaman pangan berada di angka 113,79, yang juga merupakan titik tertinggi sepanjang tahun berjalan.

Dalam peta persaingan dunia, FAO menempatkan Indonesia sebagai produsen beras terbesar di Asia Tenggara dan menduduki peringkat keempat dunia, setelah India, Tiongkok, dan Bangladesh. Dari keempat negara penghasil utama tersebut, hanya Tiongkok dan Indonesia yang diproyeksikan terus mencatat pertumbuhan produksi yang positif.

Jika dilihat dari laju peningkatan volume produksi antara periode 2024/2025 ke 2025/2026, Indonesia tampil sebagai negara dengan kenaikan paling gemilang — mencapai lebih dari 4 juta ton. Angka ini jauh melampaui pertumbuhan India sebesar 1,7 juta ton, Brasil 1,5 juta ton, maupun Bangladesh 1,1 juta ton.

Di wilayah Sulawesi Selatan yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional, pencapaian ini diharapkan semakin memperkuat ketahanan pangan daerah, menjamin kelangsungan usaha tani, serta menjaga agar harga beras tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat di Makassar dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *