Ia optimistis, dengan hadirnya tanggul ini, pada musim hujan mendatang kawasan bantaran sungai tidak lagi kebanjiran dan tidak lagi tergenang.
Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Enrekang, Andi Sapada, memberikan rincian teknis proyek. Ia menjelaskan bahwa pembangunan tanggul batu gajah ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian PUPR Pusat.
Nilai proyek mencapai Rp11 miliar dengan panjang tanggul sekitar 1 kilometer. Pengerjaan akan dimulai dalam waktu dekat,” kata Andi Sapada.
Pantauan di lokasi, proyek ini memasuki tahap awal. MC-0 telah berjalan. Masyarakat pun menunggu agar proyek ini mampu menghentikan banjir yang selama ini rutin terjadi saat musim hujan. (Tim/JTV)



















