Terjadi pengikisan air sungai ke arah barat (jalan poros dan permukiman). Sudah ada dua rumah yang terkena imbasnya dan jalan juga sudah longsor,” lanjutnya dalam unggahan tersebut.
Dalam komentarnya, Ivan juga menandai sejumlah instansi terkait seperti Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan-Jeneberang, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas PU Kabupaten Enrekang, serta BPBD Enrekang. Ia berharap agar pemerintah segera menurunkan tim untuk meninjau langsung lokasi.
Hingga berita ini disusun, komentar dari Ivan Abdi belum mendapat balasan atau respons dari akun resmi Bupati Enrekang maupun instansi terkait yang ditandai.
Warga pun berharap penanganan dapat segera dilakukan agar abrasi sungai tidak semakin meluas dan mengancam jalan nasional penghubung Enrekang-Toraja maupun permukiman masyarakat di sekitar lokasi. (Tim/JTV)



















