BERITA

Tak Ada Ujian Tertulis, Mahasiswa Pascasarjana UNIMEN Dinilai Lewat Mini Exhibition

781
×

Tak Ada Ujian Tertulis, Mahasiswa Pascasarjana UNIMEN Dinilai Lewat Mini Exhibition

Sebarkan artikel ini

“Kami ingin mahasiswa tidak berhenti pada penguasaan teori. Mereka harus mampu melihat persoalan pendidikan sebagai peluang untuk menghadirkan solusi yang inovatif, menyusun model bisnis, mengkomunikasikan gagasan secara profesional, sekaligus menunjukkan bahwa produk yang ditawarkan benar-benar memiliki manfaat,” kata Ismaya.

Selama pameran berlangsung, setiap kelompok membuka stan yang menampilkan poster ilmiah, banner promosi, prototipe produk, media pembelajaran, brosur, hingga simulasi layanan. Pengunjung dapat berdiskusi langsung dengan mahasiswa mengenai konsep, strategi bisnis, dan potensi implementasi dari setiap inovasi yang dipamerkan.

Menurut Ismaya, model evaluasi berbasis proyek memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kompetensi mahasiswa dibandingkan ujian konvensional.

“Mahasiswa tidak hanya dinilai dari kemampuan mengingat teori, tetapi juga dari kreativitas, berpikir kritis, kemampuan berkolaborasi, berkomunikasi, dan mengembangkan ide menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi maupun manfaat sosial. Kompetensi seperti inilah yang dibutuhkan lulusan perguruan tinggi saat ini,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *