“Untuk bertani sawit terlebih dahulu memahami regulasi, setelah itu barulah penyiapan lahan serempak dengan penyiapan unit, pengelolaantanaman dari BNKM dan pemeliharaan tanaman. Dalam pelatihan ini juga diberikan pelatihan pengendalian gulma dan hama terakhir barulah teknik panen,”kata Budi Utomo, pada wartawan.
Program pelatihan bagi petani sawit ini akan terus berkelanjutan. Untuk tahun depan diupayakan pihak terkait masih menggelar pelatihan yang sangaat bermanfaat bagi petani sawit ini.
136 petani yang mengikuti oelatihan ini sangat bersyukur karena bisa diikutkan dalam pelatihan ini. Dimana petani selama ini dalam melakukan proses penanaman, panen, bruning dan aktifitas lainnya dalam bertani sawit salah.
“Dengan mengikuti pelatihan ini kami petani sawit sudah memahami kesalahan yang kami lakukan selama ini. Dengan mengikuti pelatihan ini kami kedepannya bisa lebih profesional dalam beetani sawit, ” ujar petani sawit asal Desa Rante Mario, Hasbi.
Menurut Pimpinan PT Mul, Dahlan Parahat, kegiatan pelatihan ini merupakan program BPDP bekerjasama dengan Kementrian Pertanian bekerjasama dengan PT Widya Citra Edukation (WDE).















