Pasangkayu, Jurnaltivi.com – Kasus sengketa lahan yang bergejolak di Afdeling Golf, Desa Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat, sejak beberapa tahun tak kunjung mendapat titik terang, membuat warga kesal hingga berbuntut aksi demo.
Demo yang digelar warga Desa Lariang di depan Kantor DPRD Kabupaten Pasangkayu Tersebut, buntut dari kekecewaan mereka terhadap wakil rakyat, dimana mereka membawa sejumlah spanduk bernada kecaman terhadap wakil rakyat yang dianggap duduk manis tanpa mempedulikan nasib mereka.
Dimana kasus sengketa lahan di afdeling golf antara warga desa lariang dengan pihak PT. Letawa salah satu anak perusahan Astra Group, sudah berlangsung sejak dari tahun 19-94. Namun hingga kini tak kunjung tuntas.
Padahal ini bisa menjadi bom waktu yang dapat memicu konflik, dimana diketahui persoalan sengketa tanah ditanah air telah banyak menelan korban jiwa, karena disana masyarakat menggantungkan hidup mereka dengan cara bertani.
Syarifuddin, Kordinator aksi demo menjelaskan jika, “kasus sengketa lahan di afdeling golf sudah berlangsung sejak tahun 19-94 saat kabupaten pasangkayu belum dimekarkan, namun hingga saat ini belum ada kejelasan.















