Tana Toraja, Jurnaltivi.com – Korban kebakaran di Lo’ko’ Pandan, Kelurahan Bebok, Kecamatan Sangalla Utara, Kabupaten Tana Toraja, provinsi Sulawesi Selatan, pada 5 oktober lalu bertahan ditenda pengungsian sementara dengan kondisi memprihatinkan mendapat perhatian dari mahasiswa Universitas Terbuka bersama para alumni.
Kedatangan para mahasiswa dan alumni UT tersebut disambut haru oleh keluarga Albertin Ratu’, korban yang rumahnya ludes terbakar saat ditinggal kesalah satu tempat upacara adat rambu solo’, membuat mahasiswa dan para alumni prihatin melihat kondisi korban yang tinggal sementara dalam tenda dengan kondisi terbatas.
Walau saat musibah kebakaran terjadi, pemerintah daerah melalui tim damkar menerjunkan mobil pemadam kebakaran kelokasi kejadian dibantu warga memadamkan api, namun barang berharga milik korban tak bisa diselamatkan, karena bahan bangunan yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat menjalar.
Kini Albertin Ratu’ bersama keluarga hanya bisa pasrah dengan kondisi yang dialami, dan berharap perhatian baik dari pemerintah maupun para dermawan agar rumah yang dulunya ditempati bisa kembali dibangun.















