Namun, ada pula gagasan bisnis yang cukup berbeda. Putri Salsabila, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, mengajukan rencana usaha penjualan sekam padi, bisnis yang sebelumnya telah digeluti kedua orang tuanya.
Setelah kedua orang tuanya tiada, Putri mengambil peran untuk melanjutkan usaha tersebut sebagai sumber penghidupan sekaligus membantu membiayai kuliahnya.
“Kami membeli sekam dari pabrik beras lalu kami jual ke perusahaan peternakan. Sekam digunakan untuk alas kandang,” kata Putri optimistis.
Ia menjelaskan, usaha tersebut menghasilkan margin lebih dari Rp1.000 per karung. Meski terlihat sederhana, bisnis ini memiliki pasar tersendiri karena sekam padi dibutuhkan perusahaan peternakan untuk alas kandang.
Presentasi rencana bisnis berlangsung sejak pukul 09.30 hingga 15.00 WITA, dengan jeda untuk pelaksanaan salat Jumat.
Beragam gagasan yang disampaikan memperlihatkan bahwa mahasiswa memiliki latar belakang, pengalaman, dan peluang usaha yang berbeda-beda. Ada yang memulai dari ide bisnis baru, ada pula yang ingin mengembangkan usaha keluarga demi menopang kebutuhan hidup dan pendidikan.















