Lebih jauh Arman mengatakan, penolakan dari masyarakat sipil dan sejumlah organisasi menunjukkan bahwa rencana pengembangan LTJ tidak bisa hanya dilihat dari sisi potensi ekonomi.
Kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan masyarakat juga perlu dijawab secara terbuka.
LTJ merupakan kelompok unsur mineral strategis yang dibutuhkan dalam berbagai teknologi modern, mulai dari kendaraan listrik, perangkat elektronik, magnet industri, turbin angin, hingga peralatan pertahanan. Potensi tersebut membuat pengembangan LTJ memiliki nilai ekonomi yang besar.
Namun, besarnya potensi ekonomi tidak otomatis menjamin masyarakat di sekitar wilayah tambang akan ikut sejahtera.
Manfaat investasi sangat bergantung pada tata kelola, keterlibatan tenaga kerja lokal, transparansi, serta kebijakan pemerintah dalam memastikan hasil pengelolaan sumber daya alam memberikan keuntungan bagi daerah.
Pertanyaan yang perlu dijawab sejak awal adalah apakah investasi LTJ di Mamuju akan membuka lapangan kerja yang layak, meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal, dan memberi ruang bagi pelaku usaha setempat.















