BERITARAGAM WISATA

Berita Video : Merok, Cara Suku Toraja Mempererat Hubungan Kekeluargaan Dalam Balutan Adat Rambu Tuka’

75
×

Berita Video : Merok, Cara Suku Toraja Mempererat Hubungan Kekeluargaan Dalam Balutan Adat Rambu Tuka’

Sebarkan artikel ini

Toraja Utara, Jurnaltivi.com – Di tengah kuatnya arus modernisasi, masyarakat Toraja tetap mempertahankan warisan budaya leluhur yang sarat makna kebersamaan. Salah satunya adalah tradisi Merok atau Mangrara Banua, sebuah prosesi adat dalam rangkaian Rambu Tuka’, atau upacara sukacita, yang bukan sekadar ungkapan syukur atas rumah yang telah dibangun, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali persaudaraan dan memperkokoh hubungan kekeluargaan.

Seperti yang dilaksanakan di Buntu Pune, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, dimana prosesi merok atau mangrara banua tongkonan Potoksia dan Kamiri. Merupakan salah satu tradisi adat masyarakat Toraja yang memiliki nilai budaya dan filosofi kehidupan yang sangat mendalam. Dimana dalam prosesi ini, dihadiri ribuan rumpun keluarga sebagai bentuk ungkapan syukur atas selesainya pembangunan atau peresmian rumah adat Tongkonan, yang memiliki kedudukan penting dalam kehidupan masyarakat Toraja.

Namun, Merok atau Mangrara Banua bukan hanya tentang sebuah bangunan yang berdiri megah. Namun tradisi ini menjadi ruang berkumpulnya keluarga besar, rumpun keturunan, serta kerabat dari berbagai daerah untuk kembali menjalin hubungan kekeluargaan. Sebab prosesi adat ini, seluruh anggota keluarga mengambil bagian sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing. Dalam mempersiapkan kebutuhan upacara, dalam berbagai rangkaian ritual adat rambu tuka’.

Penulis: JoniEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *