Mamuju-Jurnaltivi.com-Untuk yang kesekian kalinya belasan mahasiswa yang tergabung dalam AliansiĀ Pemerhati Hukum kembali menggelar aksi desak tutup Coffe Dermaga Sandeq milik Polda Sulbar yang dibangun di Jalan Veteran Mamuju, di Kantor Bupati Mamuju, Selasa (18/3/2025). Dalam aksinya belasan mahasiswa tersebut membakar ban bekas di pintu gerbang kantor bupati.
“Kami mendesak Bupati Mamuju, agar menutup Coffe Dermaga Sandeq milik Polda Sulbar yangdibangunndiduga melanggar aturan. Coffe Dermaga Sandeq tersebut juga tidak memiliki lokasi parkir akibatnya Jalan Veteran Mamuju yang merupakan Jalan arteri rawan kemacetan,” ungkap Adi salah seorang orator dalam aksi tersebut.
Selain menggelar orasi belasan massa aksi tersebut juga menggelar aksi bakar ban. Ban bekas dibakar para pengunjuk rasa tepat di pintu gerbang kantor bupati.
Aksi bakar ban yang dilakukan oleh belasan massa aksi tersebut sempat membuat jadi tontonan menarik dari pegawai yang ada di kantor bupati.
Untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan dalam aksi unjuk rasa tersebut puluhan petugas Satpol PP bersiaga di lokasi unjuk rasa.
Aksi unjuk rasa yang digelar belasan mahasiswa tersebut tidak berlangsung lama. Karena bupati Mamuju tidak mau menemui massa aksi akhirnya memindahkan titik aksinya ke gedung DPRD Mamuju.
Sebelum membubarkan diri belasan mahasiswa teraebut kembali berjanji mereka akan kembali menggelar aksi unjuk rasa jika Coffe Dermaga Sandeq tersebut tidak ditutup secara permanen.(m1)


















