BeritaNasionalRagam Wisata

Asisten I Tutup Resmi Lomba Bertutur 2025 Tingkat SD/MI di Enrekang

1153
×

Asisten I Tutup Resmi Lomba Bertutur 2025 Tingkat SD/MI di Enrekang

Sebarkan artikel ini

Enrekang, Jurnaltivi.com – Bupati Enrekang, Muh. Yusuf Ritangnga, diwakili oleh (Plt) Asisten I Pemerintahan Setda Enrekang, Arwan Sawati, secara resmi menutup Lomba Bertutur 2025 tingkat SD/MI se-Kabupaten Enrekang, Rabu (7/5/2025). Kegiatan ini digelar selama dua hari, 6–7 Mei, di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Enrekang.

Turut hadir dalam penutupan acara, (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan H. Haidar, Pustakawan Utama Abd. Gani, Ketua Panitia Mawarsi, tim juri profesional, pendamping orang tua peserta, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, H. Haidar menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kelancaran pelaksanaan lomba. Ia mengapresiasi kerja keras panitia, pustakawan, serta seluruh jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Menurutnya, semua peserta telah tampil dengan kemampuan terbaik mereka, dan para juri menjalankan tugas secara profesional.

“Kita percaya, juri yang hadir bukan sembarangan. Mereka berpengalaman dan profesional di bidangnya. Untuk itu, siapa pun yang keluar sebagai pemenang, itulah yang terbaik. Yang belum berhasil, tetap semangat dan terus belajar untuk meraih prestasi di masa depan,” ujar Haidar.

Ia menambahkan, lomba ini bertujuan untuk membekali anak-anak sejak dini, agar bisa tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan siap menghadapi masa depan.

Sementara itu, Bupati Enrekang dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Arwan Sawati, Bupati menyampaikan bahwa lomba ini menjadi bagian dari upaya untuk menanamkan budaya membaca sejak dini kepada anak-anak.

“Lomba ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk menguji mental anak-anak agar berani tampil di depan umum dan melatih mereka menjadi pemimpin masa depan,” ucap Arwan yang juga Kadis Dukcapil Enrekang.

Menurut Bupati, budaya membaca harus ditanamkan dan dilatih secara terus-menerus. Membaca adalah kunci utama untuk mendapatkan pengetahuan yang luas dan berkualitas. Dengan begitu, anak-anak bisa tumbuh menjadi pribadi cerdas dan berwawasan luas.

“Literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari orang tua di rumah. Sinergi antara sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam membentuk budaya baca,” lanjutnya.

Kegiatan ditutup dengan pengumuman pemenang, penyerahan piala dan uang pembinaan kepada para siswa berprestasi. Arwan Sawati secara resmi menutup acara dengan mengucap syukur, “Alhamdulillahirabbil ‘alamin, Lomba Bertutur 2025 tingkat SD/MI se-Kabupaten Enrekang saya nyatakan ditutup secara resmi, “pungkasnya. (Syafar) 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *