BeritaNasional

Bupati Enrekang Buka Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Adha

569
×

Bupati Enrekang Buka Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Adha

Sebarkan artikel ini

Enrekang, Jurnaltivi.com – Bupati Enrekang, Muh. Yusuf Ritangnga, secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Kota Patung Sapi, Enrekang, Senin (2/6/2025). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Juni 2025, sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Idul Adha 1446 Hijriah.

Hadir dalam pembukaan GPM antara lain Ketua TP PKK Kabupaten Enrekang, Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Enrekang, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Asisten II Setda Enrekang, serta Asisten III yang juga menjabat sebagai Plh Dinas Peternakan.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), dengan dukungan Bulog Sidrap dan Champion Cabai “Laskar Pelangi” yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Bupati Enrekang, Yusuf Ritangnga menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan.

“Kegiatan ini sangat bagus dan perlu terus dilaksanakan. Ini juga merupakan instruksi Presiden agar pemerintah daerah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah dan terjangkau,” ujar Bupati Yusuf Ritangnga.

Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Muh. Ali Rauf, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Enrekang dalam menyambut Idul Adha.

“Kami menyediakan sembilan bahan pokok strategis yang dibutuhkan masyarakat, dengan harga yang lebih terjangkau di bawah harga pasar. Gerakan ini berlangsung selama tiga hari dan terbuka untuk seluruh masyarakat,” jelasnya.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah daerah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan stabilitas harga pangan dapat dikendalikan menjelang hari besar keagamaan. (Syafar)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *