Makassar, Jurnaltivi.com – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kun Khmer IV dan Fight Day II pada 13–15 Agustus 2026 yang akan di gelar di tetes kopi jalan inspeksi pam kota makassar.
Pertarungan bela diri menjadi salah satu agenda penting dalam pembinaan sekaligus mencari bibit baru atlet Kun Khmer Indonesia untuk menghadapi kejuaraan tingkat Asia.
“Para peserta Kejurnas Kun Khmer IV dijadwalkan datang dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua Barat, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat (NTB), serta sejumlah daerah lainnya.
Dari Sulawesi Selatan, sejumlah atlet juga telah dipersiapkan untuk tampil dalam kejuaraan tersebut, di antaranya Muhammad Fauzan Ramadhan Ayyub Khan, Alimuddin, dan Muhammad Asrul Rafzanjani. Muhammad Uchida Sudirman, Rabu (12/8/2026).”ujar Ketua panitia Muhammad Uchida Sudirman, saat kompersi persnya di tetes kopi jalan inspeksi pam kota makassar.
Dari target Ratusan yang mendaftar hingga hari ini Sekitar 70 peserta ambil bagian dalam rangkaian kegiatan Kun Khmer di Makassar, sehingga kejuaraan ini diharapkan tidak hanya menghadirkan persaingan di atas arena, tetapi juga memperkuat fondasi pembinaan atlet dan organisasi Kun Khmer di Indonesia.
Sejumlah atlet Sulsel pun dipersiapkan tampil maksimal untuk bersaing memperebutkan medali emas sekaligus menjadikan prestasi di tingkat nasional sebagai modal menuju persaingan yang lebih tinggi di tingkat Asia.
“Dengan semakin berkembangnya Kun Khmer di Indonesia, ajang di Makassar diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet unggulan yang nantinya dapat mewakili Indonesia dalam berbagai kejuaraan internasional,”tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB FKKI Drs. Salim A. Halik, M.Si menjelaskan Kun Khmer merupakan cabang bela diri asal Kamboja yang mulai berkembang di Indonesia sejak 2022.
Menurut Salim perkembangan Kun Khmer di Indonesia terus berjalan melalui pembentukan organisasi, pelaksanaan musyawarah nasional, hingga peningkatan kapasitas wasit dan atlet.
“Kun Khmer mulai masuk dan berkembang di Indonesia sejak 2022. Kemudian dilaksanakan Munas I pada 14 September 2023 di Bandung. Setelah itu dilanjutkan dengan berbagai kegiatan, termasuk penataran wasit,”ungkap Sekretaris Jenderal PB FKKI Drs. Salim A. Halik, M.Si
Perjalanan Kejurnas Kun Khmer di Indonesia juga terus berlanjut sebagai bagian dari proses pembinaan nasional, setelah Kejurnas pertama digelar dan kemudian dilanjutkan dengan Kejurnas kedua di Bandung pada 2024 serta Kejurnas ketiga di Makassar pada 2025.
“Pada 2026, rangkaian pertandingan kembali dilaksanakan melalui sejumlah seri kejuaraan, salah satunya Kejurnas Kun Khmer IV dan Fight Day II yang berlangsung di Makassar pada Agustus ini.”jelasnya
Khusus di Sulawesi Selatan, pembinaan atlet Kun Khmer juga terus dilakukan dengan kepengurusan daerah yang telah mendapatkan mandat untuk menjalankan pembinaan cabang olahraga tersebut di wilayah Sulsel.
Makassar kembali menjadi panggung pertarungan bela diri dengan digelarnya Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kun Khmer IV dan Fight Day II pada 13–15 Agustus 2026 salah satu peserta Muhammad Asrul Rafzanjani sangat optimis bisa memenangkan pertarungan ini.
“Kami setiap harinya dua kali sehari melakukan latihan yakni pagi dan sore, dengan memantafkan pukulan dan tendangan.”ujar Peserta Muhammad Asrul Rafzanjani.
Para atlet Kun Khmer dari sejumlah daerah di Indonesia sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan dan seleksi atlet yang diproyeksikan membawa nama Indonesia pada kejuaraan tingkat Asia.



















