BeritaSorotan

DPRD Mamuju Kosong Tidak Ada Anggota Dewan Berkantor, Puluhan Pelajar Karampuang Gelar Aksi Vandalisme

932
×

DPRD Mamuju Kosong Tidak Ada Anggota Dewan Berkantor, Puluhan Pelajar Karampuang Gelar Aksi Vandalisme

Sebarkan artikel ini

Puluhan Pelajar Karampuang Gelar Aksi Vandalisme

Mamuju, Jurnaltivi.com – DPRD Mamuju Kosong tidak ada satu orang anggota berkantor, puluhan pelajar asal Pulau Karampuang gelar aksi vandalisme di gedung DPRD Mamuju, Sulaweai Barat (Sulbar), Jumat (4/7/2025).

“Aksi vandalisme yang kami lakukan oleh puluhan pelajar Pulau Karampuang di gedung DPRD Mamuju karena kecewa, kami datang ingin menyampaikan aspiradi namun tidak ada satu orang pun anggota dewan yang masuk kantor,” kata Korlap Aksi, Ikhwan Rozi, dalam orasinya.

Ikhwan Rozi, menambahkan, kami datang di gedung DPRD Mamuju, untuk menuntut janji anggota dewan untuk transportasi n gratis dari Pulau Karampuang dan bus gratis dari pelabuhan ke sekolah masing masing dari pelajar asal Pulau Karampuang.

“Kami sangat kecewa karena saat kami ingin menyampaikan aspirasi namun semua anggota dewan tidak ada yang mau menemui kami sebagai massa aksi,” kecewanya.

Dalam aksi vandalisme tersebut massa aksi menulis kata kata makian kepada anggota dewan Mamuju dengan menggunakan cat semprot di lantai keramik gedung DPRD Mamuju. Selain itu, massa aksi juga melakukan vandalisme di pagar gedung DPRD Mamuju.

Aksi vandalisme puluhan pelajar tersebut sempat dihadang oleh puluhan anggota Satpol PP sehingga aksi tersebut sempat diwarnai kericuhan. Massa aksi dengan Satpol PP terlibat aksi saling dorong sehingga suasana semakin panas.

Dalam aksi tersebut puluhan massa aksi sempat merazia ruangan yang di dalam gedung DPRD Mamuju. Namun saat puluhan massa aksi merazia ruangan tersebut tidak ada satupun anggota dewan dan pejabat yang ada di dalam gedung DPRD Mamuju.

Dalam aksinya massa aksi juga sempat menyampaikan orasi dan mengatakan kekecewaan terhadap anggota dewan karena tidak peduli dengan pelajar asal Pulau Karampuang.

Karena tidak ada anggota dewan yang mau menemui massa aksi akhirnya massa aksi membubarkan diri. Namun sebelum membubarkan diri massa aksi berjanji akan kembali menggelar aksi dan akan membawa orang tuanya untuk berunjuk rasa di gedung DPRD Mamuju untuk meminta pengadaan transportasi dari pulau kecil pelabuhan dan dari pelabuhan ke sekolah pelajar asal Pulau Karampuang.(m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *