Barru, Jurnaltivi.com – Kapolsek Mallusetasi, AKP Iriansyah viral stelah videonya dengan membentak dan menunjuk-menunjuk sejumlah jurnalis yang meliput aktivitas tambang galian C di kabupaten barru sulsel.
Kapolsek Mallusetasi AKP Iriansyah yang merupakan putra barru yang sok jago tengah menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial lantaran kemarahannya di liput di tambang C yang bermasalah.
Dalam videonya kapolsek mallusetasi berseragam dengan mengenakan kaca mata hitam, menjadi sorotan ketua umum perjosi Salim Djati Mamma.
Menilai tindakan Kapolsek yang membentak dan melarang wartawan meliput adalah menunjukkan sikap arogan serta tidak etis bagi seorang aparat penegak hukum.
“Kapolsek Mallusetasi akp Iriansyah harus meminta maaf kepada media yang bersangkutan.”ujar ketum Perjosi Salim Djati Mamma. Jumat (17/10/2025).
Salim menambahkan, sikap Kapolsek Mallusetasi tersebut mencoreng citra Polri antara aparat kepolisian dan jurnalis.
Mantan Direktur Upeks juga mengingatkan bahwa kerja wartawan dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, sehingga aparat kepolisian seharusnya memberikan ruang dan perlindungan, bukan sebaliknya melakukan intimidasi.














