Sorotan

Viral di Medsos Orang Sakit di Kecamatan Kalumpang Ditandu Lintas Provinsi ke Puskesmas Seko Barat

492
×

Viral di Medsos Orang Sakit di Kecamatan Kalumpang Ditandu Lintas Provinsi ke Puskesmas Seko Barat

Sebarkan artikel ini

Mamuju, Jurnaltivi.com-Viral di Media Sosial (Medsos) orang sakit warga Dusun Patudaan, Desa Karama, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) karena kondisi jalan Dusun menuju ke Puskesmas terdekat sangat sulit dijangkau terpaksa ditandu ke Puskesmas yang ada di Kecamatan Seko Barat, Kabupaten Luwu Utara (Lutra) berjam jam.

“Seorang wanita, warga disalah satu dusun terpencil di Desa Karama, Sulbar, untuk mendapatkan pelayanan medis terpaksa ditandu dengan bambu menyusuri hutan dan gunung untuk mendapatkan pelayanan medis,” dalam narasi yang ditulis di akun Facebook milik pantionganan salah seorang petugas medis di Puskesmas di Seko Barat, Sulsel.

Dalam video yang berdurasi . 3.34 menit tersebut pasien tersebut ditandu oleh puluhan warga. Agar pasien tidak di kena langsung cahaya matahari dan air hujan tandu tersebut di tutupi dengan selimut.

Puluhan warga menandu pasien wanita yang terbaring sakit tersebut menyusuri jalan setapak dan yang di samping kirinya hutan lindung dan semak semak. Meskipun kondisi jalan yang mereka lalui namun puluhan warga tersebut terus berusaha menandu pasien yang sakit tersebut.

Pasien wanita yang dalam kondisi terbaring sakit tersebut ditandu warga Desa Karama ke Puskesmas Seko Barat karena kedua wilayah berbatasan langsung.

Dalam video tersebut tidak dijelaskan kenapa pasien dari Sulbar harus ditandu ke Puskesmas yang ada di Sulsel.

Camat Kalumpang, Bram Tosilo, yang dihubungi wartawan media ini, Sabtu, (25/4/2026) menjelaskan, dia sendiri hingga saat ini belum melihat secara langsung video yang viral soal warga yang ditandu ke Puskesmas Seko Barat.

“Di Desa Karama saat ini sudah ada Puskesmas yang sudah layak untuk merawat pasien sakit yang ada di Desa Karama,” jelasnya.

Warga Dusun Patudaan, kemungkinan lebih memilih berobat ke Puskesmas yang ada di Wilayah Sulsel tepatnya di Kecamatan Seko Barat, karena kondisi jalan dari Dusun menuju Puskesmas Karama masih belum bisa dilalui kendaraan roda empat.

“Pasien sakit di Dusun Patudaan le Puskesmas Karama masih harus ditandu berjalan kaki sekitar 8 jam. Diperkirakan warha lebih dekat menandu pasien ke Puskesmas Seko Barat daripada menuju Puskesmas Karama,” beber Bram Tosilo.

Kondisi Puskesmas Karama, saat ini sudah layak untuk merawat. Tenaga dokter yang ditugaskan di Puskesmas Karama juga sudah ada. Mobil Ambulance untuk pasien yang akan dirujuk ke Mamuju juga sudah siap di Puskesmas.

“Kemungkinan alasan utama warga lebih memilih pasien ditandu Puskesmas Kecamatan Seko karena jarak jarak lebih dekat dari Puskesmas Karama. Namun saya tidak bisa memastikan karena selama bertugas di Kecamatan Kalumpang saya belum pernah ke Dusun Patudaan, Desa Karama,” ujarnya.

Untuk mengetahui penyebab utama warga Dusun Patudaan, lebih memilih menandu warga yang sakit ke Puskesmas Seko Barat daripada menandu pasien sakit ke Puskesmas Desa Karama, wardan mencoba menghubungi Kades Karama namun belum bisa dihubungi melalui sambungan telepon.(m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *