Peristiwa

Dibiayai Dengan Anggaran Belasan Milliar, Bangunan Tower Manakarra Sudah Rusak Parah

889
×

Dibiayai Dengan Anggaran Belasan Milliar, Bangunan Tower Manakarra Sudah Rusak Parah

Sebarkan artikel ini

Mamuju-Jurnaltivi.com-Belum
sempat diresmikan, bangunan Tower Manakarra, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) yang akan menjadi ikon kota nampak rusak parah.

“Pemda di Mamuju senangnya membuat bangunan yang menelan anggaran besar tapi setelah dibangun tidak dimanfaatkan dengan baik,” ungkap Sugianto, anggota DPRD Kabupaten Mamuju dari Partai Golkar, Selasa (23/7/2024) yang dihubungi wartawan via wa.

Sugianto, menambahkan, sejumlah bangunan yang kini telah diterlantarkan oleh Pemkab Mamuju, diantaranya, Gedung di Pasar Baru, gedung di dekat Masjid Alquba, rencananya akan dijadikan Pujasera di Panti Manakarra, Stadion Manakarra.

“Bangunan yang disebut diatas merupkan bangunan yang saat ini kondisnya terlantar dan tidak dirawat,” ujarnya.

Semua ini terjadi di Pemkab Mamuju, lanjut, Sugianto, semua terjadi karena OPD di Pemkab Mamuju hanya berorientasi proyek.

“Dipikiran OPD di Pemkab Mamuju hanya proyek saja” kesal Sugianto.

Tak diketahui pasti kapan kerusakan itu terjadi, namun anggaran pembangun mencapai belasan milliar.

Kondisi bangunan Tower Mankarra saat ini dindinganya di bahagian sebelah kanan bolong bolong. Tidak diketahui apa penyebab bolongnya dinding Tower Mankarra tersebut.

pada 12 Maret 2023 kemarin, proyek pemabangunan Tower Manakarra sebelumnya direncanakan akan dibangun dalam tiga tahun anggaran dengan sistem multi years atau kontrak jamak.

Tahap pertama tahun 2019 sebesar Rp 3,390 miliar dan dikerjakan oleh PT Citra Persada Tunggal.

Kemudian pada tahap kedua tahun 2020, dikerjakan PT Passokorang dengan anggaran Rp 21,3 miliar.

Namun separuh dari anggaran tersebut direfokusing dan yang tersisa hanya sekira Rp11 milliar.

Sebagai informasi tambahan, Tower Manakarra mulai di bangun di masa pemerintah H Habsi Wahid-Irwan SP Pababari sebagai Bupati Mamuju.

Kemudian mulai dilanjutkan di masa kepemimpinan Sutinah Suhardi-Ado Masud yang terpilih di Pilkada 2020.(m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *