BeritaKesehatanNasionalPeristiwa

Pernikahan Dini Berdampak Gizi Buruk dan Stunting Anak Dalam Sosialisasi Gerakan Perempuan

1229
×

Pernikahan Dini Berdampak Gizi Buruk dan Stunting Anak Dalam Sosialisasi Gerakan Perempuan

Sebarkan artikel ini

Seperti yang disampaikan salah satu pemateri oleh Dinas Kesehatan ( Dinkes ) yang diwakili Sekretaris Dinkes dr.Indahwati Nursyamsi.

Menurut dr. Indah, salah satu cara atasi kasus stunting adalah menunda pernikahan dini harus melibatkan keluarga dan masyarakat dan upaya yang bisa dilakukan meliputi:

  1. Sosialisasi dan edukasi

Memulai sosialisasi dan edukasi tentang bahaya pernikahan dini dan dampak negatif yang ditimbulkannya akan membantu dalam menanamkan pemahaman yang baik tentang pernikahan dini kepada masyarakat luas terutama bagi orang tua. Diharapkan dengan adanya sosialisasi dan edukasi itu masyarakat terutama orang tua sadar akan bahaya dari pernikahan dini.

  1. Pendidikan dan keterampilan

Dengan memberikan pendidikan dan keterampilan yang cukup, perempuan lebih memahami hak-hak mereka dan mampu meraih impian pada masa depan yang cerah. Hal ini akan membantu mereka tidak putus sekolah terlebih dahulu hanya untuk menikah sejak usia dini. Semakin tinggi tingkat pendidikan, semakin menurunkan risiko pernikahan dini.

  1. Pembentukan community-based support group

Pembentukan komunitas perempuan berbasis dukungan, dapat membantu memperkuat pengetahuan mereka tentang kesehatan reproduksi, pendidikan, dan hak-hak mereka, sehingga dapat mengurangi kecenderungan menikah di usia muda. Komunitas seperti ini dapat membantu anak-anak untuk berkembang, terutama yang lahir dari ibu yang masih sangat muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *