“Budaya gotong royong di masyarakat harus dipelihara agar tidak hilang,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Danramil, juga mengimbau kepada semua warga, agar saling mengingatkan untuk merawat alam sekitar, tidak menebang pohon atau menggunduli hutan atau alih fungsi hutan, karena rawan akan bahaya banjir, erosi tanah longsor.
“Merusak lingkungan sekitar yang dilakukan warga akan berdampak kepada kita semua. Sebaiknyabmulai sekarang kita tidak lagi merusak lingkungan agar peristiwa babjir bandang yang merusak jembatan oenghubung desa tidak lagi putus akibat terseret banjir,” tutupnya (Yosi)


















