Mamuju-Jurnaltivi.com-Selama berlangsungnya oprasi ketuoat 2024 peristiwa kevelkaan llulintas di wilayah hukum Polresta Mamuju, terjado sebanyak 14 kali. Rata rata Laka Lantas didominasi oleh kendaraan roda dua.
“Banyaknya pengendara roda dua terlibat kecelakaan selama oprasi ketupat ini dipicu akibat pengendara kelelahan karena dari perjalanan jauh namun todak beristirahat di rest area yang disiapkan oleh petugas,” ungkap Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir dalam keyerangan tertulisnya, Rabu (17/4/2024).
Herman Basir, menambahkan, korban yang mengalami luka berat akibat laka lantas selama oprasi ketupat sebanyak 4 orang. Untuk korban yang mengalami luka ringan senayk. 15 orang sedangkan korban yang meninggal dunia nihil.
“Data laka lantas oprasi ketupat untuk tahun ini jauh menglami penurunan dibandingkan dengan oprasi kerupat thun 2023 lalu. Pada oprasi kerupat tahun lalu ada 3 orang korbn jiwa akibat laka lantas untuk oprasi ketupat tahun ini korban laka lantas nihil,” ujarnya.

















