Sorotan

Protes Anggaran Pengadaan Bibit Pisang dan Sukun Oleh Pemprov Sulbar Aktivis Desak Pj Gubernur di Interpelasi

1016
×

Protes Anggaran Pengadaan Bibit Pisang dan Sukun Oleh Pemprov Sulbar Aktivis Desak Pj Gubernur di Interpelasi

Sebarkan artikel ini

Mamuju-Jurnaltivi.com-Aktivis Mahasiswa Muhammad Ahyar, di Mamuju, protes anggaran pengadaan bibit pisang kapendis dan bibit sukun yang menguras APBD Sulawesi Barat (Sulbar). Diketahui di Sulbar dikenal dengan produksi kakao namun Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, menguras APBD Sulbar untuk pengadaan bibit pisang dan bibit sukun.

“Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin, tidak menjalankan APBD Pokok yang sudah dirancang dan sudah melalui proses. Anggaran APBD pokok dialihkan oleh Pj Gubernur ke anggaran perubahan, itupun dialihkan ke anggaran untuk pengadaan bibit sukun dan pisang,” ungkap Aktivis Mahasiswa, Ahyar, yang dihubungi wartawan melalui saluran telepon, Rabu (25/9/2024).

Ahyar, menambahkan, anggaran APBD yang digunakan untuk membiayai pengadaan bibit pisang kapendis sebesar 400 juta rupiah. Untuk pengadaan bibit sukun sekitar 2 milyar rupiah.

“Seharusnya kakao yang dikembangkan dengan menggunakan anggaran APBD. Sebaiknyandana yamg cukup besar tersebut digunkan untuk pembelian bibit kakao,” pinta Ahyar.

Lanjutnya, Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin ini, tidak menjlankan program beasiswa. Program beasiswa ini jalan ditempat kuotanya dikurangi.

“Patut diduga untuk pengadaan bibit sukun tersebut dianggarkan menggunakan anggaran program beasiswa,” katanya.

Lebih jauh Ahyar, mengatakan, untuk mengusut anggaran pengadaan sukun dan pisang tersebut, OKP akan menggelar unjuk rasa di gedung DPRD Sulbar, untuk mendesak agar anggota dewan menggunakan hak interpelasinya, untuk mengusut dana yang digunakan untuk pengadaan bibit sukun dan bibit pisang.

“Besok anggota DPRD Sulbar yng baru, rencananya besok OKP akan menggelar unjuk ras di kantor gubernur dan akan dilanjutkan di Gedung DPRD Sulbar. Kami akan mendesak anggota dewan yang baru dilantik agar menggunakan hak interpelasi untuk memanggil Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin,” tutup Ahyar.(m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *