Berita

Motor Ditarik Paksa Oleh Debtkolektor FIF Seorang Ibu Lapor di Polisi

1931
×

Motor Ditarik Paksa Oleh Debtkolektor FIF Seorang Ibu Lapor di Polisi

Sebarkan artikel ini

Mamuju-Jurnaltivi.com-Motor ditarik paksa oleh Debtkolekror perusahaan pembiayaan Federal Internasional Finance (FIF), seorang ibu rumah tangga pemilik motor laporkan ulah depkolektor tersebut di Polisi.

“Jam 9 pagi pihak pembiayaan datang kerumah langsung menarik itu motor. Karena saya belum punya uang, untuk membayar cicilannya,” ungkap Harni (37) korban penarikan motor cicilan oleh depkolektor, Rabu (6/11/2024) yang mebuat laporan di Polresta Mamuju.

Herni, menambahkan, korban juga menjadi ajang pemerasan dari oknum debtkolektor dari pembiayaan FIF. Korban diminta uang 5 juta jika ingin mengambil motor yang ditarik paksa oleh oknum depkolektor tersebut.

“Justru saya disuruh membayar Rp 5 juta lebih baru bisa ambil itu motor. Saya tanyakan kenapa bisa sampai saya membayar Rp 5 juta lebih. Alasan pihak pimpinan harus membayar lima bulan (Oktober 2024 sampai bulan Februari 2025,” jelasnya.

Kronoogis penarikan paksa, berawal motor matic Scoopy miliknya telah jatuh tempo pada tanggal 21 Oktober 2024 dan belum melakukan pembayaran angsuran kesepuluh sekitar Rp 1.080.000 juta yang telah berjalan setahun.

sorenya kembali menghubungi pihak pembiayaan karena ingin melakukan membayaran. Namun pihak pembiayaan mengatakan sudah tidak bisa karena motor itu mau dijual Rp 18 juta.

“Sorenya saya telpon itu pembiayaan karena saya mau bayar angsuran yang menunggah. Tapi pihak pembiayaan mengatakan tidak bisa. Bahkan saya bermohon biasanya tiga bulan menungga baru ditarik itu motor. Nah, ini baru satu minggu menungga,” ucapnya.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, membenarkan adanya laporan warga yang motornya ditarik paksa oleh depkolektor.

“Untuk sementara pihak penyidik baru menerima laporan sabar penyidik akan memprosesnya,” kata Herman.(m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *