Mamuju-Jurnaltivi.com-Jembatan Kabe di Desa Leling, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) dibangun dengan menelan anggaran sebesar 8 milyar rupiah oleh perusahaan perkebunan sawit PT Manakarra Unggul Lestari (Mul) kini sudah rampung. Peresmian jembatan Kabe tersebut dilangsungkan Rabu (8/3/2025), jembatan tersebut diresmikan oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, didampingi Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi.
“Jembatan Kabe menelan anggaran 8 milyar rupiah tersebut dibangun menggunakan anggaran PT Mul. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar hanya meminjamkan alat berat crane, sisanya PT Mul yang mrmbiayainya,” ungkap Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, saat diwawancarai usai meresmikan Jembatan Kabe.
Suhardi Duka, menambahkan, jembatan yang dibangun dengan menelan anggaran sebesar 8 milyar tersebut diperkirakan hanya akan bertahan sekitar 3 tahun kedepan.
“Pemprov Sulbar akan membangun jembatan permanen jalan yang menghubungkan Desa Leling dengan Kecamatan Tommo pada tahun 2028 yang akan datang. Jembatan ini diperkirakan hanya akan mampu bertahun 3 tahun kedepan,” jelas Suhardi Duka.
Kunjungan Suhardi Duka didampingi Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi di Kecamatan Tommo ini sejak pertama kali dilantik sebagai gubernur terpilih merupakan kunjungan perdananya.
Dalam kegiatan kali ini, Gubernur Sulbar selain meresmikan Jembatan Kabe juga meninjau langsung penanaman perdana kebun jagung yang disiapkan oleh PT Mul untuk ketahanan pangan yang merupakan program. Dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Selain itu Suhardi Duka juga meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Puskesmas Leling, yang rencananya akan dibangun pada tahun ini. Puskesmas tersebut rencananya akan dibangun dengan fasilitas ruangninap bagi pasien rawat inap.
Jembatan Kabe yang merupakan jalan poros satu satunya bagi masyarakat Desa Lelingenuju pusat kecamatan dan kota kabupaten. Jbatan tersebut pada tahun 2024 lalu sembari roboh akibat diterjang banjir.
Akibat tidak adanya akses darat yangenghubungkan Desa Leling dengan pusat kecamatan warga terpaksa menggunakan pincara untuk menyeberangi Sungai Leling agar bisa beraktifitas ke pusat kecamatan dan ke ibu kota kabupaten.
Dengan rampungnya proses pembangunan Jembatan Kabe tersebut saat ini masyarakat Desa Leling semakin mudah untuk beraktifitas ke pusat kecamatanaupun le kota kabupaten.(m1)


















