Berita

Idrus Marham Ketua Umum IKA PTKIN : Tidak Ada Sekat Institusi Dan Alumni

295
×

Idrus Marham Ketua Umum IKA PTKIN : Tidak Ada Sekat Institusi Dan Alumni

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Jurnaltivi.com – Pertemuan Nasional Forum Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (IKA PTKIN) Indonesia yang berlangsung pada 23–25 April 2026 menghasilkan keputusan penting dengan terpilihnya Idrus Marham sebagai Ketua Umum IKA PTKIN Indonesia periode 2026–2030.

Idrus Marham merupakan tokoh nasional yang memiliki pengalaman panjang di bidang politik dan pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Sosial Republik Indonesia pada 2018 serta menjadi anggota DPR RI selama tiga periode (1999–2014). dan menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golongan Karya (Golkar).

Saat ini, ia juga mengemban amanah sebagai Ketua Ikatan Alumni (IKA) UIN Alauddin Makassar.

Dalam menjalankan kepemimpinannya, Idrus Marham didampingi oleh jajaran pengurus yang terdiri dari figur-figur berpengalaman. Dr. Ismail Cawidu dipercaya sebagai Ketua Harian, sementara posisi Sekretaris Umum diemban oleh Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., yang juga menjabat sebagai Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama RI. Adapun posisi Bendahara Umum diisi oleh Drs. H. Cucu Sutara, M.M., Ketua Iluni UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Struktur ini diperkuat oleh akademisi, praktisi, dan tokoh pendidikan dari berbagai daerah.

“Kita ingin menegaskan konsep kampus sebagai ‘rumah bersama’, di mana tidak ada sekat antara institusi dan alumni,” ujar Rektor UIN Palangka Raya, Prof. Dakhoir, Jumat malam (24/4/2026).

Sidang nasional dipimpin oleh Ketua Forum Rektor PTKIN yang juga Rektor UIN Mataram, Masnun Tahir. Proses berlangsung dinamis hingga akhirnya forum menyepakati mekanisme 10 formatur yang mewakili 59 IKA/Iluni PTKIN se-Indonesia untuk menyusun struktur kepengurusan secara komprehensif.

Sementara itu, Rektor UIN Palangka Raya, Prof. Dakhoir, menekankan pentingnya peran alumni dalam mendukung kemajuan institusi. Ia berharap alumni UIN Palangka Raya semakin aktif bergerak dan memberikan dampak bagi masyarakat, serta seluruh pegawai dapat meningkatkan kualitas layanan dan mempererat hubungan dengan alumni.

Pembentukan IKA PTKIN ini merupakan harapan baru bagi alumni PTKIN untuk mengembangkan diri dalam kiprah mengabdi untuk negeri.

Idrus Marham, mengatakan pertemuan tersebut telah menghasilkan sejumlah keputusan strategis, termasuk pembentukan forum komunikasi nasional alumni PTKIN.

“Forum ini diberi nama Forum Komunikasi Nasional IKA PTKIN se-Indonesia dan kepengurusannya sudah terbentuk untuk segera menjalankan berbagai program,” paparnya.

Sementara itu, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, mendorong Indonesia untuk menjadi pusat peradaban Islam dunia, di tengah situasi global saat ini.

“Memperhatikan situasi global sekarang ini, sangat tepat untuk mempersiapkan Indonesia menjadi episentrum peradaban dunia Islam ke depan,”ungkap Nasaruddin

Ia menuturkan, kondisi Indonesia yang saat ini relatif stabil dan kondusif untuk melahirkan sebuah peradaban. Hal itu sekaligus menjadi modal penting dalam melahirkan pemikir-pemikir besar di dunia Islam.

Sebagai perbandingan ia mencontohkan praktik di sejumlah kampus di Jerman yang memberikan dukungan kuat bagi alumni, bahkan hingga membantu mereka mendapatkan pekerjaan dalam periode tertentu setelah lulus.

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *