Selain meminta kepala OPD transparan dan tak menghindari awak media, Bupati juga menyampaikan beberapa hal, terkait dengan viralnya sejumlah video yang menyoroti buruknya draeinase kota.
“Saat ini kami terus berupaya memperbaiki infrastruktur terutama dalam kota, bisa dilihat sejumlah alat berat kita kerahkan dalam membersihkan drainase yang tersumbat akibat dari ulah warga sendiri yang menutup saluran air. Terang Dedy.
Selain itu, Dedy sapaan akrab Bupati Toraja Utara juga menyampaikan bahwa, Kerbau petarung yang istilah dikasih lopas dalam kota, kita juga sudah sampaikan ke warga agar hal itu tak dilakukan lagi, karena membahayakan pengguna jalan.
“Ini yang buat kita agak kesal ,kerbaunya lopas sementara yang punya mungkin tidak, saya juga dulu punya kerbau petarung tapi tidak perna dibawah ke jalan poros kota Rantepao untuk dibawah lopas oleh gembalanya, Tutup Bupati Toraja Utara, Frederick Victor Palimbong.
Coffee Morning bersama para awak media tersebut turut dihadiri Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, Sekda dan para pimpinan OPD, yang bertujuan agar kemitraan dengan media massa bisa terjalin dengan baik. (Tim/JTV)


















