Berita

Kerap Mengamuk, Rusdi Diduga Gangguan Jiwa, Polisi Militer XIV Hasanuddin Bantu Perawatan Di Rumah Sakit Pelamonia

907
×

Kerap Mengamuk, Rusdi Diduga Gangguan Jiwa, Polisi Militer XIV Hasanuddin Bantu Perawatan Di Rumah Sakit Pelamonia

Sebarkan artikel ini

Makassar, Jurnaltivi.com– Kerap kali mengamuk dengan memukul warga dan menggangu gadis-gadis, Rusdi (40) warga kandea 3 kelurahan baraya kecamatan bontoala yang mengalami gangguan kejiwaan, kahubdam XIV Hasanuddin Kolonel cke I Gusti Ngurah membantu mengobati warga tersebut ke rumah sakit Pelamonia Makassar untuk menjalani perawatan. Selasa (13/5/2025).

Rusdi warga yang mengalami gangguan jiwa di dampingi oleh ibu kandungnya hajrah langsung di jemput oleh Kaurpamter hubdam XIV Hasanuddin Lettu Cke Paulus Andi di kediaman warga yang mengalami gangguan jiwa tersebut.

“Kami telah berkordinasi dengan pihak rumah sakit Pelamonia makassar untuk memastikan orang tersebut rudi yang mengalami gangguan jiwa untuk mendapatkan perawatan yang tepat, bagi warga yang tidak mampu dan tidak memiliki kartu bpjs kesehatan.”kata Kahubdam Kolonel Cke I Gusti Ngurah.

Pria yang kerap mengamuk dan menggangu warga sekitarnya tengah dalam kondisi yang cukup mengkhawatirkan, hingga di lakukan pendekatan persuasif dan humanis untuk menenangkan pak rusdi tersebut.

Bahkan saat di lakukan penjemputan di kediamannya, warga yang ikut membantu pihak porsenil dari tni ini sangat senang bisa membantu mengobati rusdi yang mengalami gangguan jiwa tersebut sudah 20 tahun sejak putus sekolah dari SMA.

“Sudah sering dan setiap hari mengganggu warga yang melintas, bahkan memukulnya hingga mengalami luka, dan juga mengganggu perempuan yang di kwatirkan membahayakan.”ujar Ketua Rt baraya bu indriani.

Informasi awal di terima dari orang tua, ibu hajrah kepada pihak kepala hubungan daerah militer (kahubdam) XIV Hasanuddin Kolonel Cke I Gusti Ngurah, yang menyebutkan anak sulungnya rusdi telah lama mengalami gangguan jiwa.

Diketahui ibh hajrah ini memiliki dua anak, Rusdi memiliki anak pertama yang kini sedang dalam penanganan dan perawatan di rumah sakit pelamonia makassar, sementara adiknya perempuan telah berkeluarga dan tinggal bersama di rumahnya.

Aksi kepedulian dan kemanusian ini tak hanya membantu pihak keluarga, tetapi juga menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekitar yang selama ini merasa terganggu dengan perilaku rusdi tersebut. (n/JTV)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *