Selain itu, pemerintah juga mempercepat pengembangan SDM melalui pelatihan vokasi dan penguatan talenta digital, termasuk pembangunan AI Centre of Excellence di Papua. Untuk mendukung perlindungan anak di era digital, diterbitkan pula PP TUNAS sebagai payung hukum tata kelola ruang digital yang ramah anak.
“Seluruh upaya ini berpulang pada satu tujuan besar: membangun masa depan yang tidak hanya lebih maju, tetapi benar-benar berpihak pada rakyat,” tegas Menkomdik RI dalam amanatnya.
Mengakhiri amanatnya, Menteri Meutya Hafid menekankan pentingnya meneguhkan semangat kebangkitan nasional melalui Asta Cita, delapan misi besar pemerintah sebagai kompas pembangunan Indonesia ke depan.
“Mari melangkah bersama, dengan langkah yang tenang namun penuh keyakinan, menuju Indonesia yang lebih kuat, lebih adil, dan lebih beradab,” tutupnya.
Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117 di Enrekang ini menjadi momen reflektif sekaligus pemantik semangat bersama dalam membangun bangsa di tengah berbagai tantangan zaman. (Syafar/JTV)


















