Mereka bekerja sama dengan Kelompok Tani Barokah, dan turut didukung oleh pemerintah desa setempat.
Dalam pelaksanaannya, peserta dibekali keterampilan manajemen kelompok, pengelolaan keuangan, dan strategi pemasaran.
Tak hanya itu, mereka juga langsung praktik membuat berbagai olahan susu seperti yogurt, susu pasteurisasi, dan es krim.
Peternak diajak untuk mengolah susu segar menjadi produk siap jual yang tahan lama dan lebih bernilai secara ekonomi, termasuk belajar cara pengemasan yang menarik untuk menarik minat pasar.
“Kami ingin peternak tidak hanya menjual susu mentah, tapi juga bisa memproduksi dan memasarkan produk olahan yang lebih menguntungkan,” ujar Rista Astari. (*/Syafar)


















