Masnur menjelaskan, dengan regulasi pendidikan tinggi yang terus berkembang dan standar akreditasi yang semakin ketat, Monev menjadi instrumen vital untuk memastikan institusi selalu berada pada jalur yang benar.
Tanpa evaluasi yang sistematis, sebuah institusi akan sulit mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang ada. Monev memberikan peta jalan yang jelas untuk perbaikan dan inovasi di berbagai bidang.
Menurut Masnur berdasarkan hasil pelaksanaan Monev tingkat Fakultas secara umum cukup menggembirakan sekaligus memberikan arah pengembangan yang jelas.
“Di bidang pembelajaran, pencapaian yang patut dibanggakan terlihat dari tingkat kehadiran dosen yang mencapai 85%, menunjukkan komitmen tinggi terhadap proses pendidikan. Di bidang penelitian, trend positif terlihat jelas dengan meningkatnya publikasi di jurnal bereputasi dan kolaborasi antar fakultas yang semakin menguat. Perolehan hibah penelitian dan PKM eksternal juga mengalami kenaikan yang menggembirakan, menandakan pengakuan eksternal terhadap kualitas penelitian institusi,” tuturnya.


















