Mamuju,Jurnaltivi.com-Tambang batuan yang berlokasi di Jalan Poros Kelapa Tujuh, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barata (Sulbar) yang di kelolah oleh CV AP resahkan warga Perumahan Anjoro Pitu Hills karena material tambang berserakan di jalan.
“Kalau hari hujan, kondisi Jalan Poros Kelapa Tujuh, material tambang berserakan menutupi jalan. Akibat banyaknya material tambang menutipi jalanenjadi licin tidak sedikit pengendara yang terjatuh,” ungkap Alam, seorang warga di Perumahan Anjoro Pitu Hills, dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan media ini, Minggu (31/8/2025).
Alam, menambahkan, diduga akibat banyaknya material tambang yang tumpah ke jalanan, kondisi drainase di sepanjang Jalan Poros Kelapa Tujuh hingga ke perempatan Jalan Stadion Manakarra sudah tertutup material tambang.
“Material tambang batuan juga saat ini diduga sudah menutupi drainase di Jalan Poros Provinsi hingga Jalan menuju Universitas Muhamadiyah Mamuju (Unimaju),” jelas alam pada wartawan media ini.
Keluhan terhadap keberadaan tambang batuan ini kini sudah menjadi sorotan warga Perumahan Anjoro Pitu Hilda, warga sekitar kini tidak apa yang harus dilakukan terhadap keberadaan tambang tersebut.
“Kami berharap agar pihak terkait menertibkan tambang batuan yang sudah sangat meresahkan warga perumahan tersebut,” ujarnya.
Saat berita ini diterbitkan wartawan media ini masih berusaha mengkonfirmasi pihak pemilik perusahaan.(m1)


















