“ Simulasi yang dilakukan dirancang mendekati kondisi nyata, dan kami akan menguji kesiapan dan kemampuan personel serta dokumen – dokumen yang berlaku. Kegiatan ini tidak mengganggu operasional bandara dan pelayanan pengguna jasa tetap berjalan normal.” Tambah Minggus.
Tak hanya personel Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, kegiatan ini juga melibatkan personel dari instansi lain seperti Perum LPPNPI Yogyakarta, TNI, Kepolisian, Kantor Imigrasi, Balai Kekarantinaan Kesehatan, Basarnas, manajemen rumah sakit di sekitar bandara, serta maskapai penerbangan. AEE UPG tahun 2025 pada hari ini melibatkan sedikitnya sebanyak sekitar 462 orang personel dari seluruh instansi yang terlibat. (*)


















