Sorotan

Geger Beras SPHP Yang Disalurkan Polisi Diduga Beras Plastik Polisi Datangi Rumah Warga Yang Viralkan

451
×

Geger Beras SPHP Yang Disalurkan Polisi Diduga Beras Plastik Polisi Datangi Rumah Warga Yang Viralkan

Sebarkan artikel ini

Mamuju, Jurnaltivi.com-Geger beras SPHP  yang diproduksi Bulog Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) yang di salurkan anggota Polda Sulbar diduga beras plastik ditemukan warga di Desa Saletto, Kecamatan Simboro, sempat diviralkan di Medsos, rumah warga yang viralkan beras tersebut didatangi oleh polisi.

“Saya sebagai orang awam kaget karena beras SPHP yang saya beli di Pasar Baru Mamuju saat saya masak ternyata setelah 3 hari nasinya tidak basi. Selain itu beras saya bentuk seperti bola lalu syaa pantulkan ternyata itu nasi mantul. Karena kondisi nasi yang dihasilkan beras SPHP tersebut mirip dengan ciri ciri beras plastik yang tersebar di medsos tersebut makanya saya kira beras plastik,” ungkap Risma, saat ditemui wartawan di kediamannya di Desa Saletto, Rabu (17/9/2025).

Dia menambahkan, selain tidak basi beras tersebut juga sangat keras bahkan bisa dibulatkan dan dipantulkan ke lantai.

“Saat dipantulkan di lantai nasi yang dimasak sesi beras SPHP tetsebut ternyata bisa mantul seperti bola,” jelasnya.

Lebih jauh dia mengatakan, karena nasi yang dihasilkan berbeda dengan nasi seperti beras yang biasa dikonsumsi akhirnya dia meng upload di akun Medsos hingga viral.

“Saya upload di Medsos karena nasi yang dihasilkan beras SPHP yang saya beli tersebut tidak seperti beras SPHP yang lalu,” ujarnya.

Pihak Polda Sulbar ya g ikut menyalurkan beras SPHP di masyarakat tersebut mendatangi warga yang membuat viral beras tersebut. Pihak Polda Sulbar di dampingi Bulog Mamuju dan Dinas Ketahanan Pangan, untuk melihat langsung dan mengklarifikasi beras yang viral tersebut di Medsos.

“Kami datang disini untuk mengklarifikasi beras SPHP yang diviralkan oleh warga di Medsos. Beras SPHP tersebut pihak Polda Sulbar ikut menyalurkannya ke masyarakat. Beras itu sudah dilakukan uji mutu sebelum di salurkan ke masyarakat,” ujar Iptu Risman, Kasubdit Binmas Polda Sulbar yang ditemui di Saletto.

Selain meminta klarifikasi kepada warga yang viralkan polisi juga mengamankan barang barang bukti BB beras yang diduga beras plastik.

“Kami juga mengamankan barang bukti dan barang bukti itu akan dibawah di Polda Sulbar untuk selanjutnya untuk di jadikan BB jika dibutuhkan untuk tindak lanjutnya,” jelasnya.

Pihak Bulog yang ikut mendatangi rumah warga tersebut, mengatakan, beras itu merupakan beras impor. Beras SPHP yang dipasarkan Bulog tersebut merupakan beras yang tahan basi.

“Beras SPHP tersebut merupakan beras yang bisa tahan dari kondisi basi selama 5 hari. Apalagi kalau di masak dengan dikurangi air, ” jelas Asisten Manager Akutansi Bulog Mamuju, Hariyono Asis, pada wartawan.(m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *