Berita

Ketum Perjosi Minta Presiden Tolak Peleburan Polri ke TNI, Segera Direformasi Saja

968
×

Ketum Perjosi Minta Presiden Tolak Peleburan Polri ke TNI, Segera Direformasi Saja

Sebarkan artikel ini

Bung Salim menegaskan jika, Masyarakat membutuhkan Polisi yang profesional dan humanis, publik tidak menolak polisi, tetapi menolak penyimpangan dalam institusi kepolisian. Masyarakat ingin polisi yang berpihak pada keadilan, melayani rakyat dengan hati, dan bekerja tanpa diskriminasi.

“Polisi adalah bagian dari denyut kehidupan masyarakat. Tanpa polisi yang profesional dan dipercaya, negara akan kehilangan pelindung sipilnya,” ucap Bung Salim

Ia mengingatkan bahwa dulu, saat Polri masih di bawah ABRI, masyarakat hidup dalam ketakutan dan bayang-bayang dwifungsi. Suara kritis dibungkam, hukum tumpul ke atas, dan tajam ke bawah.

“Kita tidak boleh kembali ke masa itu. Reformasi 1998 lahir karena rakyat menolak dwifungsi militer. Kalau polisi digabung kembali ke TNI, sama saja kita menyalakan lilin untuk memadamkan cahaya demokrasi,”tuturnya.

Bung Salim berkesimpulan, Polisi harus direformasi, bukan dilebur, karena dengan dilakukan Reformasi Polri, bukan sekadar wacana moral, tetapi kebutuhan konstitusional dan demokratis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *