BeritaNasionalPeristiwa

Headline: Seorang Pelajar Tenggelam di Sungai Saddang Enrekang, Korban Terbawa Arus Deras

810
×

Headline: Seorang Pelajar Tenggelam di Sungai Saddang Enrekang, Korban Terbawa Arus Deras

Sebarkan artikel ini

Enrekang, Jurnaltivi.com – Seorang pelajar berinisial AO (17) dilaporkan tenggelam di Sungai Saddang, Jalan Swiss, Kelurahan Juppandang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, pada Kamis (9/10/2025) siang.

Kapolsek Enrekang AKP Lukman, SH bersama personelnya telah mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 11.30 Wita untuk memastikan keadaan.

Korban merupakan warga Mandalan, Kecamatan Curio, Kabupaten Enrekang. Saat ini, tim gabungan SAR BPBD masih melakukan pencarian terhadap korban.

Berdasarkan laporan resmi Polres Enrekang kepada Kapolda Sulsel, kronologi kejadian bermula sekitar pukul 11.00 Wita.

Saat itu, korban bersama lima orang temannya, yaitu Yudi (14), Ferdiansyah (17), Muh. Afgansyah (17), Fadli (16), dan Farel Ardiansyah (18), menuju kawasan Sungai Saddang di Jalan Swiss.

Sesampai di lokasi, korban bersama dua temannya, Yudi dan Ferdi, berencana berenang menyeberang ke Kampung Sudda dari arah Swiss.

Dalam proses berenang, korban dilaporkan terbawa arus sungai sejauh kurang lebih 30 meter dan tenggelam. Kedua temannya, Yudi dan Ferdi, dinyatakan berhasil mencapai seberang (Kampung Sudda).

Sungai Saddang di lokasi kejadian diperkirakan memiliki kedalaman sekitar tujuh meter dengan arus yang deras.

Salah seorang saksi, Safinah (51), yang berprofesi sebagai petugas dinas kebersihan, memberikan keterangan mengenai detik-detik kejadian.

Safinah menjelaskan, ia melihat korban tenggelam dan sempat berteriak sambil mengangkat kedua tangannya meminta tolong sebanyak dua kali.

Namun, menurut pengakuannya, teriakan minta tolong itu tidak dipedulikan oleh teman-teman korban yang lain yang tidak ikut berenang.

“Saya berteriak memanggil teman korban dan mengatakan kepada teman korban yang tidak berenang bahwa ‘ITU TEMANMU TENGGELAM, KENAPA KAMU LIHAT-LIHAT SAJA TEMANMU TENGGELAM’,” ujar Safinah, seperti dikutip dari laporan polisi.

Mereka pun menjawab, “SAYA SUDAH SAMPAIKAN AGAR TIDAK USAH BERENANG.”

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian oleh tim SAR masih terus dilakukan untuk menemukan korban. (Tim/JTV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *