Kapolda juga menekankan bahwa bencana alam merupakan tantangan global yang memerlukan kesiapan lintas sektor, termasuk peran aktif TNI, Polri, pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, PMI, BMKG, dan berbagai instansi terkait lainnya.
Kecepatan dan ketepatan respons menjadi faktor utama dalam keberhasilan penanganan bencana. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan optimal dari seluruh elemen bangsa agar quick response terhadap setiap situasi dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya.
Dalam arahannya, Kapolda juga mengutip pesan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dalam Sidang Kabinet tanggal 20 Oktober 2025, bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir dan melindungi rakyat dari segala bentuk ancaman, termasuk bencana alam.
“Kita diberi amanah untuk melindungi rakyat dari segala bahaya, termasuk bencana. Ini bukan hanya tugas, tetapi juga panggilan moral dan wujud pengabdian tulus terhadap kemanusiaan,” tegas Kapolda Sulsel.
Usai pelaksanaan apel, Kapolda Sulsel bersama Forkopimda melaksanakan pengecekan peralatan SAR dan kesiapan sarana penunjang tanggap darurat bencana.

















