Ia mengawali materi dengan pertanyaan reflektif, “Apa bayanganmu lima tahun ke depan?” serta mengajak siswa memahami pentingnya mengambil langkah sejak hari ini untuk menentukan arah hidup.
“Masa depan tidak menunggu. Langkah kecil yang kalian putuskan hari ini akan membentuk siapa diri kalian lima tahun ke depan,” katanya di hadapan para peserta.
Selanjutnya, Asbar menyampaikan perkembangan UNIMEN dari masa ke masa—mulai dari pendiriannya sebagai STKIP Muhammadiyah Enrekang pada tahun 1979 hingga bertransformasi menjadi universitas pada tahun 2020.
Saat ini UNIMEN telah memiliki 12 Program Studi jenjang S1 dan 1 Program Studi jenjang S2. Selain itu, juga ditunjang dengan keunggulan-keungggulan lain seperti kualifikasi dosen yang rata-rata bergelar doktor, pembelajaran berbasis teknologi dan inovasi, dan fasilitas program beasiswa untuk mahasiswa,
Selain itu, terang Asbar, di UNIMEN biaya kuliah yang terjangkau, lingkungan kampus yang religius dan suportif, kegiatan mahasiswa yang kaya pengalaman, termasuk magang internasional di Jerman, serta aktivitas akademik di lebih dari 11 negara mitra seperti Taiwan, Filipina, Malaysia, Jepang, Belanda, dan Uzbekistan.
Mahasiswa juga mendapat informasi tentang fasilitas akademik modern yang sedang dikembangkan, seperti laboratorium komputer, laboratorium bahasa, studio podcast, serta rencana pembangunan Kampus 3 UNIMEN yang kini dalam tahap perencanaan dan pengukuran topografi.
Selain memperkenalkan UNIMEN, Sekretaris Lembaga Pengembangan Institusi dan Promosi UNIMEN ini juga memberikan insight penting mengenai tren profesi masa depan, termasuk pekerjaan berbasis teknologi, kreativitas, ekonomi hijau, dan transformasi digital.
