Gotong royong membangun jembatan yang putus ini sudah berlangsung setiap tahunnya. Warga bergotong royong membangun jembatan sejak tahun 2022 lalu, hingga tahun ini kembali warga bergotong royong membangun jembatan.
Jembatan ini mengalami kerusakan parah sejak tahun 2025 lalu. Pada tahun sebelumnya jembatan ini masih bisa dipakai warga walaupun dalam kondisi darurat.
“Pada Tahuna 2025 lalu jembatan ini sudah tidak bisa lagi dipakai warga maupun anak sekolah untuk menyeberang ble sekolah maupun ke pasar bagi warga 4 dusun yang ada di Desa Bonda,” tuturnya.
Jembatan penghubung warga desa dikerja oleh TNI atas usulan dari pihak aparat Desa Bonda.
“Saya sendiri yang mengusulkannya agar TNI membantu warga desa untuk membangun jembatan ini diperbaiki agar warga bisa beraktifitas normal kembali,” ujarnya.(m1)

















