Edukasi

Jelang Puasa RSUD Sulbar Edukasi Pasien  Penggunaan Obat Saat Puasa 

516
×

Jelang Puasa RSUD Sulbar Edukasi Pasien  Penggunaan Obat Saat Puasa 

Sebarkan artikel ini

2. Obat yang diselipkan dibawahlidah (seperti isosorbide dan nitrogliserin).

3. Obat-obat yang disuntikan baik melalui kulit, otot, sendi, dan vena, kecuali pemberian makanan melalui intravena.

4. Obat Tetes mata atau telinga.

5. Obat kumur, sejauh tidak tertelan.

6. Obat asma berbentuk inhaler.

7. Pemberian gas oksigen dan anastesi Obat yang digunakan melalui rektal, seperti suppositoria.

Waktu yang Tepat Minum Obat

Minum obat SEBELUM MAKAN berarti sekitar 30 menit sebelum sahur atau makan malam/makan besar. SESUDAH MAKAN konsumsi obat sekitar 5-10 menit setelah makan besar.

Untuk Pasien Kronis:

Obat Antihipertensi : obat antihipertensi kini sudah banyak di formulasi untuk pemakaian sekali dalam sehari. jika dokter telah meresepkan antihipertensi semacam ini, lebih disarankan agar obat diminum saat makan sahur sehingga obat tersebut dapat mengendalikan tekanan darah selama beraktivitas di siang hari

Obat Antidiabetes: obat antidiabetes yang hanya cukup diminum satu kali dalam sehari, misalnya glimepirid, glibenklamid atau glipizid sebaiknya digunakan pada saat berbuka puasa untuk mengontrol kadar gula dalam darah, karena pada saat tersebut ada kecenderungan kadar gula dalam darah akan meningkat berlebihan. namun apabila obat antidiabetes anda diresepkan dua kali dalam sehari, misalkan metformin, lebih disarankan untuk diminum saat berbuka puasa dan malam hari sebelum tidur. hindari penggunaan obat-obat antidiabetes pada saat makan sahur agar tidak terjadi keadaan hipoglikemia pada saat berpuasa pada siang harinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *