Dari total tersebut, sebanyak 3.152 kader telah mengikuti pelatihan 25 kompetensi dasar Posyandu, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan di tingkat masyarakat.
Secara sebaran wilayah, jumlah kader Posyandu terbanyak berada di Kabupaten Polewali Mandar sebanyak 2.943 kader, disusul Kabupaten Mamuju 2.294 kader, Kabupaten Majene 1.809 kader, Kabupaten Pasangkayu 1.321 kader, Kabupaten Mamasa 1.221 kader, dan Kabupaten Mamuju Tengah 967 kader.
Sementara itu, dari sisi peningkatan kualitas kader, tercatat 553 kader Posyandu di Sulawesi Barat telah mencapai minimal strata Madya, atau sekitar 5,24 persen dari total kader yang ada.
Kabupaten Pasangkayu mencatat capaian tertinggi dengan 13,93 persen kader minimal strata Madya, diikuti Polewali Mandar 6,49 persen, Mamuju 5,10 persen, Mamuju Tengah 3,93 persen, Majene 1,11 persen, dan Mamasa 0,25 persen.
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa kader Posyandu merupakan kekuatan utama dalam memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.


















