Berita

Waketum GP Ansor : Mafia Pangan Bekerja, Menciptakan Keraguan Agar Publik Kehilangan Kepercayaan

128
×

Waketum GP Ansor : Mafia Pangan Bekerja, Menciptakan Keraguan Agar Publik Kehilangan Kepercayaan

Sebarkan artikel ini

Mabrur menyebut data justru berbicara keras. Bukan klaim, bukan opini, tetapi angka resmi yang menunjukkan produksi beras nasional tahun 2025 menguat, mencapai sekitar 34,69 juta ton. Bahkan, lembaga internasional seperti Food and Agriculture Organization dan United States Department of Agriculture menempatkan Indonesia sebagai produsen beras terbesar di kawasan Asia.

Menurutnya, pola narasi yang terus meremehkan capaian pangan dapat berbahaya karena membuka ruang bagi kepentingan lama, ketergantungan impor dan distorsi pasar.

“Pertanian itu bukan cuma soal luas lahan. Ada air, benih, pupuk, teknologi, manajemen. Ini bukan panggung opini bebas tanpa tanggung jawab,”katanya.

Mabrur bahkan mengapresiasi capaian swasembada pangan yang merupakan buah dari berbagai kebijakan. Mulai dari pompanisasi, optimalisasi lahan rawa, cetak sawah, penambahan alokasi dan kemudahan distribusi pupuk subsidi, dan penyesuaian harga pembelian pemerintah (HPP) bagi petani.

“Yang kerja di lapangan paham ini. Yang tidak pernah turun, biasanya paling lantang menyimpulkan. Polanya selalu sama,” ucap Mabrur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *