Peristiwa

Tanggap Darurat Serangan Ulat Grayak di Tanaman Bawang Merah, DTPHP Sulbar Laksanakan Gerdal OPT 

44
×

Tanggap Darurat Serangan Ulat Grayak di Tanaman Bawang Merah, DTPHP Sulbar Laksanakan Gerdal OPT 

Sebarkan artikel ini

Sementara itu, Kepala Seksi Pengamatan dan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (P2OPT), Roswati Jusuf mengatakan bahwa Gerdal OPT Spodoptera ini merupakan strategi pengendalian dini dengan menyemprot serempak di area yang terserang untuk mencegah hama menyebar ke area lain.

Disampaikan, dalam satu minggu setelah Gerdal OPT ini dilaksanakan, akan dilakukan pemantauan secara langsung bersama POPT wilayah Kecamatan Balanipa dan Kecamatan Campalagian serta mengevaluasi dan mengidentifikasi pertanaman yang telah dikendalikan.

Kepala Seksi Pengembangan Teknologi dan Laboratorium, Ritje Rombe turut menerangkan bahwa Gerdal OPT menggunakan insektisida merupakan salah satu upaya yang dilakukan ketika serangan telah berada di ambang ekonomi, yakni intensitas serangan OPT telah mencapai nilai tertentu yang berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi.

“Aplikasi insektisida berbahan aktif Dimehipo 400 g/L merupakan insektisida berbentuk larutan dalam air (SL) yang bekerja sebagai racun kontak dan lambung untuk mengendalikan hama pada tanaman pertanian, namun penggunaan tetap harus dilakukan secara bijak dengan prinsip “tepat sasaran, tepat jenis, tepat waktu, dan tepat dosis” untuk menghindari resistensi hama, pencemaran lingkungan, dan dampak negatif kesehatan manusia”, jelas Ritje.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *