Hingga saat ini, akses menuju lokasi TPA masih ditutup. Masyarakat menyatakan akan terus melakukan aksi tersebut sampai tuntutan mereka dipenuhi secara nyata.
“Kalau pemerintah kabupaten mamuju tidak serius menangani persoalan di TPA Adi Adi maka kami pastikan Dinas DLHK dan kantor Bupati Mamuju akan menjadi Lautan Manusia,”ancamnya.(m1)


















