Mamuju, Jurnaltivi.com-Sekretaris Gerakan Vendetta, Ikra, mengecam keras aksi pengeroyokan yang terjadi di sekretariat organisasi gerakan Vendetta yang terjadi pada Kamis malam, 28 Mei 2026 di Perumahan Axuri, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).
Insiden yang menimpa Ketua Gerakan Vendetta bersama sejumlah kader Gerakan Vendetta sudah dilaporkan di Polresta Mamuju. Akibat peristiwa pengeroyokan tersebut menimbulkan ketegangan dan keresahan di lingkungan internal organisasi.
“Kami mengecam keras aksi pengeroyokan yang terjadi di sekretariat Gerakan Vendetta. Tindakan kekerasan seperti ini tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun. Kami meminta aparat kepolisian segera bertindak dan memproses para pelaku sesuai hukum yang berlaku,” kata sekretaris Gerakan Vendetta, Ikra, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/5/2026).
Sekretaris Gerakan Vendetta IKRA menegaskan bahwa organisasi mengecam keras segala bentuk tindakan anarkis dan meminta aparat penegak hukum segera mengambil langkah cepat untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Ia juga menyampaikan bahwa peristiwa tersebut bukan hanya menyerang individu tertentu, tetapi juga mencederai nilai-nilai demokrasi, solidaritas organisasi, dan keamanan bersama. Karena itu, pihaknya berharap aparat keamanan dapat memberikan perlindungan dan menjamin keamanan seluruh kader organisasi.
Selain meminta penegakan hukum, Gerakan Vendetta juga mengimbau seluruh kader dan simpatisan agar tetap tenang serta tidak terprovokasi oleh situasi yang berkembang. Organisasi menegaskan akan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada pihak berwenang. (M1)














