Namun, situasi yang awalnya hendak diselesaikan melalui komunikasi justru berujung ricuh. Yudi mengaku belum sempat berbicara banyak saat beberapa orang yang berada di lokasi tiba-tiba melayangkan pukulan ke arahnya.
“Saat itu saya mempertanyakan bagaimana sebenarnya masalah yang terjadi. Tapi mereka tiba-tiba maju dan memukul saya hingga terjatuh,” ujarnya.
Tak berhenti sampai di situ, korban menjadi sasaran pukulan dan tendangan secara bersama-sama setelah tersungkur ke tanah. Korban bahkan sempat diseret beberapa meter dari lokasi awal pertemuan.
Akibat dugaan pengeroyokan tersebut, Yudi mengalami luka lecet pada kedua lutut dan lengan. Selain itu, ia juga merasakan nyeri pada bagian tulang rusuk sebelah kiri, rahang kiri, dan kepala bagian belakang yang diduga akibat pukulan para pelaku.
“Saya tidak terlalu ingat bagaimana semuanya terjadi karena berlangsung cepat. Yang saya rasakan sangat sakit di bagian rusuk kiri, kepala belakang, dan rahang kiri. Sampai sekarang saya susah mengunyah,” tuturnya.


















